Minggu, 07 Februari 2010

Bordir Paris Kombinasi Kawalu


MUKENA saat ini menjadi salah satu tren produk andalan usaha bordir Kawalu. Biasanya terbuat dari kain berwarna dominan putih. Pembuatan mukena berwarna-warni yang kini banyak diproduksi pengusaha. MUKENA yang diberi nama Paris Kombinasi ini dibuat nyeleneh dari pakem. Biasanya pembordiran dilakukan pada kain tapi ini sebaliknya. Dibuat dulu mukena, baru dibordir. Posisi bordir menjadi pas.

P
roduk ini laris manis disukai pembeli, termasuk ibu-ibu dari negara jiran Malaysia. Dengan dibagi dua, kreasi lebih kaya. Atasan dipilih beberapa warna lembut seperti pink, hijau tosca, kuning muda. Tapi ada juga warna tegas seperti hitam dan biru. Atasan lantas dipadu dengan bawahan berwarna dasar putih dipenuhi bunga-bunga kecil. Warna bunga diselaraskan dengan warna atasan yang sudah dibordir khas. Menurut sejumlah pelanggan, dengan mengenakan mukena warna-warni, solat lebih terangsang dan menciptakan kukhusyuan tersendiri. Corak bordir tiap mukena nyaris berbeda-beda sehingga pembeli tidak usah khawatir mukenanya sama dengan orang lain.

Selain mukena, koko, busana muslimah dan barang kerajinan bordir untuk rumah tangga, disediakan pula busana umum diantaranya yang menjadi produk andalan adalah Bali Blus. Menggunakan nama Bali karena produk ini laris dijual di Bali
. Modelnya sederhana tapi tampak santai dan trendi. Corak bordir pada Bali Blus banyak menggunakan metoda karancang, yakni bordiran yang dibuat bolong-bolong. Metoda ini ditempatkan di ujung bawah busana atas maupun bawah.motif karancang memberikan nuansa santai. Motif ini cocok cocok sekali digunakan sebagai pakaian liburan musim panas.

Rabu, 08 Juli 2009

How to keep up your new vocabularies

1. Note down the new word or expression in your notebook.
2. Find the meaning of the word from the context and by looking up in the dictionary.
3. Find the other meaning(s) of the word; remember one word may convey more than one meaning.
4. Categorize the word into its class (is it a verb, noun, adjective, etc.?). By knowing the category of the word, hopefully you can use it correctly.
5. Use the new word in your writing (examples: a short paragraph, a note, a story, or a diary etc.) and in speaking (if you have no chance to speak with someone, you can write a dialogue in which the new word/expression is used), then read what you have written until you feel familiar with the new word/expression.
6. Find the similar words and see how they are used in different contexts. You can look up the similar words in a dictionary or thesaurus.
7. Don’t forget to learn how to pronounce the word. Make sure that you don’t mispronounce it, especially when you get the word from written sources. When you find the new word from a film or a song, it is easier for you to repeat the correct pronunciation of the word.
8. Finally, never get bored of searching more new words or expressions so that your vocabulary will improve.

from http://www.elti.co.id/modules.php?op=modload&name=News&file=article&sid=30&mode=thread&order=0&thold=0

Senin, 01 September 2008

Sifat+Cara Puasa Nabi di bulan Ramadhan

Artikel ini ringkasan dari kitab Sifat Saum Nabi fi Ramadhan
Karya Syaikh Ali Hasan dan Syaikh Salim Alhilai

1. Keutamaan Puasa
Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu’min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta`atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu`, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (Al Ahzab : 35)

a. Puasa adalah perisai
Puasa adalah perisai, dengannya seorang hamba terjaga dari api neraka (hadits shahih riwayat Ahmad)

b. Puasa memasukkan ke surga
Dari Abu Umamah, ia berkata, aku bertanya Wahai Rasulullah tunjukkan kepadaku suatu amal yang memasukkanku ke surga, Nabi bersabda : Hendaknya engkau berpuasa, tiada yang menyamainya. (Hadits riwayat Nasai, ibnu Hibban, dan Hakim dan sanadnya shahih)

c. Orang yang berpuasa mendapatkan pahala tanpa hisab
d. Bagi orang yan berpuasa ada dua kegembiraan
e. Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah dari bau kasturi

Dalil-dalil (c) , (d), (e) :

Dari Abu Hurairah ia berkata : Rasulullah bersabda : Setiap amal manusia terdapat pahala yang terbatas kecuali puasa, sesungguhnya puasa adalah untuk-Ku dan Aku (Allah) yang membalasnya, dan puasa adalah perisai. Dan pada hari puasa janganlah kalian mengatakan atau melakukan perbuatan keji dan janganlah membuat gaduh, jika salah seorang kalian mencelanya atau membunuhnya maka hendaklah mengatakan : Sesungguhnya aku sedang berpuasa , demi Dzat yang jiwa Muhammad berada ditangannya benar-benar bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah dari bau kasturi, bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan yang ia gembira dengan keduanya : jika berbuka ia gembira, dan jika bertemu Allah dengan puasanya ia gembira. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)

Dan dalam riwayat Bukhari :
Ia tinggalkan makanan dan minumannya serta syahwatnya lantaran-Ku, puasa adalah untukku, dan Aku yang akan membalasnya, dan kebaikan itu adalah sepuluh kali lipat semisalnya”.

Dan dalam riwayat Muslim :
Setiap amal manusia dilipatgandakan kebaikannya sepuluh kali lipat semisalnya hingga tujuh ratus kali lipat, Allah berfirman : kecuali puasa sesungguhnya puasa aku yang membalasnya, ia tinggalkan syahwat dan makanannya hanyalah lantaran AKU. Bagi orang yang berpuasa terdapat dua kegembiraan, kegembiraan ketika berbuka puasa, dan kegembiraan ketika bertemu dengan Rabbnya, dan bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah dari bau kasturi.

f. Puasa dan Al Qur’an akan memberi syafaat orang yang mengamalkannya
Rasulullah bersabda :
Puasa dan Al Qur’an akan memberi syafaat bagi seorang hamba pada hari kiamat, berkata puasa : Ya Allah, Engkau telah mencegah orang yang berpuasa dari makanan dan syahwat, maka berikanlah syafaatku padanya, dan berkata Al Qur’an : (Ya Allah) Engkau mencegahnya dari tidur pada malam hari, maka berikanlah syafaatku padanya, Allah berfirman :Keduanya akan diberi syafaat.
(Hadits riwayat Ahmad dan Hakim).

g. Puasa adalah kaffaarah (penghapus dosa)
Dari Hudzaifah bin Yaman ia berkata, Rasulullah bersabda :Fitnah laki-laki pada keluarganya, hartanya, anaknya, tetangganya, dihapuskan oleh shalat, puasa dan sedekah. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)

h. Pintu syurga yang bernama Ar Rayyan bagi orang yang berpuasa
Dari Sahl dari Nabi bersabda :Sesungguhnya dalam syurga terdapat sebuah pintu yang bernama Ar Rayyan, orang-orang yang berpuasa akan masuk melaluinya pada hariu kiamat, dan selain mereka tidak akan masuk melaluinya.
Dikatakan : Dimanakah orang-orang yang berpuasa? Maka mereka pun berdiri.
Dan selain mereka tidak akan memasukinya .
Maka jika orang-orang yang berpuasa sudah memasukinya ditutuplah pintu itu dan tidak seorangpun akan memasukinya, Dan barangsiapa yang telah masuk ia pasti minum dan barangsiapa yang minum ia tidak akan kehausan selamanya.
(Hadist riwayat Bukhari dan Muslim)

2. Keutamaan bulan Ramadhan
a. Bulan Al Qur’an
Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu. (Al Baqarah : 185)

b. Dibelenggunya Syaitan
Jika telah tiba bulan Ramadhan, dibukalah pintu-pintu syurga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan dibelenggulah syaitan-syaitan. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)

c. Lailatul Qadr
Tersebut dalam pembahasa no 19

3. Wajibnya puasa Ramadhan
a. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan maka itulah yang lebih baik darinya.
Dari keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan diatas, Allah mewajibkan puasa Ramadhan atas kaum muslimiun, dan oleh karena memutuskan jiwa dari syahwatnya dan menutup jiwa dari keinginan-keinginan syahwat adalah perkara yang paling berat, maka diakhirkanlah wajibnya puasa Ramadhan hingga sampai tahun kedua hijriyah.

Dan tatkala hati-hati telah tertanam tauhid dan mengagungkan syiar-syiar Allah, maka dipindahkanlah hati dengan cara bertahap. Maka dimulailah awal kali dengan kebebasan memilih disertai anjuran untuk melaksakan puasa, karena dahulu puasa terasa berat oleh para sahabat,dahulu barangsiapa berkeinginan tidak berpuasa dan membayar fidyah maka ia melakukan hal itu, Allah berfirman :
Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Al Baqarah : 184)

b. Karena itu barangsiapa hadir di negeri tempat tinggalnya pada bulan itu hendaknya ia berpuasa pada bulan itu. Lalu turunlah ayat sesudahnya menghapus hukum sebelumnya, dan mengabarkan tentang hal ini dua orang sahabat Nabi Abdullah bin Umar dan Salamah bin Al Aqwa (semoga Allah meridhai keduanya) :
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).
Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.
Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.
Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.
(Al Baqarah : 185)

Dari Ibnu Abi Laila ia berkata : telah bercerita kepada kami sahabat-sahabat Nabi :Tatkala tiba bulan Ramadhan terasa berat hal ini oleh sahabat-sahabat Nabi, dahulu barangsiapa memberi makan setiap hari orang miskin ia meninggalkan puasa dan termasuk orang-orang yang berat menjalankannya, dan mereka diperbolehkan untuk melaksanakan seperti ini.
Maka dihapuslah hal itu dengan ayat :
Dan berpuasa lebih baik bagimu (Al Baqarah : 184)

Maka setelah itu puasa Ramadhan menjadi termsuk pondasi Islam, dan salah satu rukun dari rukun-rukun Agama, berdasarkan sabda Rasulullah :
Islam dibangun diatas lima perkara : Bersyahadat bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, dan bahwasanya Muhammad adalah Rasulullah, dan mendirikan shalat,menunaikan zakat, menunaikan haji ke ka’abah, dan berpuasa Ramadhan. (Bukhari dan Muslim)

Jumat, 06 Juni 2008

How Multinational Companies Should Deal With Currencies Fluctuation



It’s not whether you’re right or wrong that is important,

but how much money you make when you’re right &

how much money you lose when you’re wrong

- George Soros

Setiap perusahaan yang melakukan transaksi dengan menggunakan lebih dari satu mata uang akan menghadapi permasalahan yang sama akibat berfluktuasinya nilai tukar mata uang (nilai kurs). Nilai kurs berfluktuasi karena ketidakseimbangan permintaan (demand) dan pasokan (supply). Secara luas, fluktuasi nilai kurs juga dapat berdampak pada perusahaan lokal yang bertaransaksi dengan perusahaan lokal dengan menggunakan mata uang lokal juga, bila perusahaan yang menjadi mitra bisnisnya melakukan transaksi secara internasional dengan menggunakan lebih dari satu mata uang.

Dengan demikian, pengelolaan sistem keuangan terkait dengan antisipasi terjadinya fluktuasi nilai kurs perlu dilakukan oleh semua perusahaan, khususnya perusahaan multinasional, agar kerugian yang mungkin timbul dari terjadinya fluktuasi nilai kurs dapat diminimalisir atau bahkan dihilangkan.

Kapan Melakukan Hedging

Hedging atau lindung nilai identik dengan polis asuransi, jadi tujuannya adalah untuk berjaga-jaga dari timbulnya keadaan yang tidak dikehendaki. Ketika memutuskan untuk melakukan hedging, berarti perusahaan tersebut telah melindungi diri dari kejadian yang tidak dikehendaki.

Dalam pasar finansial, penggunaan hedging jauh lebih kompleks dari sekedar membayar premi asuransi. Bagi suatu perusahaan, penggunaan hedging untuk meminimalisir akibat dari risiko fluktuasi nilai kurs adalah dengan menggunakan instrumen-instrumen yang umum digunakan dalam pasar finansial. Bagi perusahaan, produk derivatif ini dapat dimanfaatkan untuk melindungi aktiva dan pasiva perusahaan yang berdenominasi mata uang asing seperti piutang maupun hutang.

Jadi apakah perusahaan akan melakukan hedging atau tidak akan tergantung dari potensi risiko yang dihadapi perusahaan. Karena untuk melakukan hedging diperlukan sejumlah biaya, maka harus juga dihitung antara biaya dan manfaat dilakukannya hedging.


Risiko Nilai Kurs

Risiko nilai kurs didefinisikan sebagai “Perubahan variabel yang dialami suatu perusahaan multinasional dalam laba konsolidasiannya akibat fluktuasi mata uang, variabel tersebut dapat sebagai penambahan pendapatan atau penambahan biaya” (Jacques, 1981, hal 81-82).

Sumber risiko yang dominan dihadapi oleh perusahaan multinasional adalah tingkat suku bunga, tingkat inflasi dan nilai kurs. Terdapat kaitan yang erat antara nilai kurs dan pasar uang. Perubahan nilai kurs, tingkat bunga dan tingkat inflasi biasanya saling terkait satu sama lain. Ketiga sumber risiko tersebut akan berpengaruh kepada permintaan akan produk yang dihasilkan suatu perusahaan. Bila salah satu sumber risiko tersebut berubah, maka pendapatan perusahaan juga akan terpengaruh.

Secara umum perusahaan biasanya menggolongkan risiko terkait kurs menjadi tiga kelompok, yaitu risiko transaksi, risiko ekonomi dan risiko pengungkapan.

    1. Risiko Transaksi

Risiko transaksi terjadi saat perusahaan melakukan jual beli, meminjam atau memberi pinjaman yang dalam mata uang asing. Transaksi-transaksi tersebut berpeluang menimbulkan risiko kurs bila ada jeda waktu antara tanggal transaksi dengan tanggal penerimaan atau pembayaran kas. Dalam jeda waktu tersebut, nilai kurs dapat berubah, baik naik atau turun.

    1. Risiko Ekonomi

Risiko ekonomi adalah kemungkinan perubahan nilai perusahaan (corporate value) saat ini sebagai hasil perubahan arus kas perusahaan di masa depan akibat perubahan nilai kurs. Unsur-unsur arus kas di masa depan perusahaan terdiri dari arus kas yang dapat diprediksi dan arus kas yang tidak dapat diprediksi (dihitung berdasarkan asumsi tertentu). Risiko ekonomi mencakup juga risiko tranaksi.

Risiko ekonomi terjadi bila perusahaan multinasional menggunakan mata uang yang berbeda untuk biaya dan pendapatan. Laba akan turun bila mata uang yang digunakan untuk pendapatan mengalami kenaikan nilai (terapresiasi), sehingga biaya yang dikeluarkan perusahaan akan membengkak jumlahnya, sementara nilai jual menjadi turun. Hal ini berlaku pula sebaliknya. Perubahan nilai tersebut akan berpengaruh terhadap proyeksi arus kas di masa depan. Perubahan harga jual adalah unsur lain dari risiko ekonomi karena perubahan tersebut akan berpengaruh pula pada arus kas perusahaan di masa depan. Pada akhirnya, risiko ekonomi akibat perubahan nilai kurs akan berpengaruh terhdap daya saing perusahaan di pasar global.

    1. Risiko Translasi

Risiko pengungkapan terjadi saat aset dan kewajiban perusahaan yang dinyatakan dalam mata uang tertentu diungkapkan dalam dalam laporan keuangan dengan mata uang yang lain. Nilai kurs yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan akan berakibat kepada kenaikan atau penurunan aset dan kewajiban perusahaan yang dinyatakan dalam mata uang asing tersebut. Hal ini disebabkan karena aset dan kewajiban perusahaan dicatat berdasarkan nilai historis yang nilai kurs-nya belum tentu sama dengan nilai kurs pada tanggal pelaporan.

Pengelolaan Risiko Nilai Kurs

Risiko nilai kurs dapat dikelola dengan berbagai cara. Salah satu cara yang umum dilakukan adalah dengan hedging atau lindung nilai atas aset dan kewajiban perusahaan yang berdenominasi mata uang asing. Hedging dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu hedging internal dan hedging eksternal.

    1. Hedging Internal

Hedging internal adalah hedging yang tidak melibatkan pihak di luar perusahaan. Sebelum melakukan hedging eksternal yang membutuhkan biaya, harus terlebih dahulu dilakukan hedging internal yang relatif dapat dilakukan oleh semua perusahaan multinasional dan tidak membutuhkan biaya besar.

i. Netting

Netting adalah metode yang paling sering digunakan, yaitu dengan mengurangi jumlah transaksi yang harus dilakukan perusahaan dalam rangka mengurangi risiko kurs. Cara ini memerlukan adanya satu unit khusus yang bertugas mengelola keseluruhan kas perusahaan secara tersentralisasi. Perusahaan mengumpulkan seluruh transaksi (penerimaan atau pengeluaran kas) antar anak-anak perusahaan atau antar kantor-kantor cabang di luar negeri yang jumlahnya dinyatakan dalam mata uang asing tertentu, dan kemudian mengelompokkannya mejadi satu mata uang yang sama.

ii. Pembayaran Di Muka

Pembayaran di muka dapat dilakukan bila perusahaan akan melakukan pembelian dalam mata uang asing yang pembayarannya dilakukan menyusul kemudian. Cara ini dapat dilakukan bila dengan dilakukannya pembayaran di muka, nilai kurs tidak berubah. Pembayaran di muka dalam hal ini ditujukan sebagai pengikat nilai kurs.

iii. Leading dan Lagging

Cara ini dilakukan dengan mempercepat atau menunda pembayaran kepada anak perusahaan atau kepada kantor cabang. Bila mata uang yang digunakan oleh anak perusahaan cenderung mengalami penguatan, maka pembayaran dilakukan dengan cara dipercepat (leading). Sebaliknya, bila mata uang yang digunakan oleh anak perusahaan cenderung melemah, maka pembayaran akan ditunda (lagging).

iv. Penyesuaian Harga

Penyesuaian harga dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama, bila mata uang lokal mengalami pelemahan, maka harga jual dapat dinaikkan untuk mengurangi akibat negatif dari pelemahan tersebut. Kedua, perusahaan dapat merubah mata uang yang digunakan untuk penjualan.

b. Hedging Eksternal

Bila hedging internal tidak dapat meminimalisir risiko nilai kurs, maka perlu digunakan hedging eksternal, yaitu hedging dengan menggunakan instrumen-instrumen yang tersedia di pasar uang, seperti future, forward, options dan swap. Saat akan memilih salah satu instrumen untuk hedging, perusahaan harus terlebih dahulu melakukan analisis biaya-manfaat terkait besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan hedging. Tujuan hedging eksternal terutama adalah untuk meminimalisir kerugian selisih kurs, mengurangi volatilitas arus kas dan melindungi pendapatan. Instrumen yang umum digunakan adalah forward dan swap.

i. Forward Kurs

Forward kurs adalah suatu kontrak pembelian atau penjualan suatu valuta asing pada tanggal tertentu di masa yang akan datang dengan nilai tukar yang ditentukan sekarang (pada tanggal kontrak). Instrumen ini cocok untuk perusahaan yang akan melakukan pembayaran dengan mata asing tertentu di masa datang tapi khawatir akan terjadinya penurunan nilai mata uang asing tersebut, atau untuk perusahaan yang akan menerima pembayaran dengan mata uang asing tertentu di masa depan tapi khawatir akan terjadinya penguatan nilai mata uang asing tersebut.

ii. Swap

Perjanjian swap mata uang atau currency swap adalah transaksi pertukaran dua valuta melalui pembelian atau penjualan tunai (spot) dengan penjualan atau pembelian kembali secara berjangka yang dilakukan secara simultan dengan pihak yang sama (misalnya bank) pada tingkat premi atau diskon dengan kurs yang dibuat dan disepakati pada tanggal transaksi dilakukan.

Sederhananya, swap jenis ini merupakan suatu kontrak untuk membeli atau menjual valuta asing pada tanggal tertentu sekaligus dengan perjanjian untuk menjual atau membeli kembali pada tanggal berbeda di masa yang akan datang, dengan harga yang ditentukan pada tanggal kontrak. Jadi swap jenis ini adalah forward contract jual dan beli valuta asing yang dilakukan dalam satu kontrak. Kedua transaksi tersebut dilaksanakan sekaligus dan dengan pihak yang sama, misalnya bank atau lembaga keuangan.

Tujuan kontrak swap mata uang adalah untuk memenuhi kebutuhan akan mata uang lokal sekaligus pembayaran hutang dalam mata uang asing. Bagi perusahaan yang menerima pinjaman dalam mata uang asing dapat melakukan kontrak swap sell/buy. Sedangkan untuk perusahaan yang melakukan transaksi sebaliknya, dapat melakukan transaksi swap buy/sell.


Minggu, 06 Januari 2008

Peran Sistem Teknologi Informasi Dalam Mendukung Proses Akademik di UII



Tulisan ini mengulas tentang teknologi sistem informasi di UII (Universitas Islam Indonesia) Yogyakarta yang menurut pengalaman saya selangkah lebih maju dari perguruan tinggi lainnya.. Saya merasakan sendiri ketika saya menempuh S1 di UII. UII adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang punya keunggulan bersaing dalam berbagai hal termasuk sistem informasinya.


Era Teknologi Komunikasi dan Informasi telah merubah hampir semua aktifitas kehidupan manusia yang menyentuh fungsi pelayanan di berbagai organisasi, tidak terkecuali lembaga pendidikan tinggi seperti UII. Lebih cepat, akurat dan nyaman adalah fungsi pelayanan, sebuah keunggulan bersaing melalui aplikasi Sistem dan Teknologi Informasi (STI), sehingga para pengguna dapat mengakses informasi dari mana saja, kapan saja dengan bantuan alat-alat komunikasi yang dari waktu ke waktu berkembang sedemikian cepatnya. Adapun untuk mengantisipasi perubahan dan perkembangan di dalam penerapan STI, UII membentuk badan yang diberi nama Pusat Komputer yang kemudian sekarang diganti namanya menjadi Badan Sistem Informasi.


Untuk mencapai tujuan tersebut maka secara operasional Pusinfo dikepalai oleh seorang Chief Information Officer (CIO) yang dibantu dengan bagian administrasi dan didukung oleh divisi-divisi yang terdiri atas tiga bidang tugas, masing-masing dipimpin oleh satu orang manager, yaitu :

  1. Jaringan Komputer dan Komunikasi
  2. Pengembangan Sistem
  3. Manajemen Data

UII handal dalam teknologi sistem informasi yang bermanfaat dan bernilai strategik kepada semua Stakeholder, yang terdiri dari stakeholder internal dan eksternal. Stakeholder internal terdiri dari semua lembaga di dalam universitas (seperti yayasan, program studi, pusat-pusat, strategic business unit, dan unit kegiatan mahasiswa) dan para aktor yang berada di dalamnya (seperti mahasiswa, dosen, manajemen, dan staf yang lain). Stakeholder eksternal terdiri dari alumni, orang tua mahasiswa, pemerintah, industri, dan masyarakat umum.


Selama menjadi stakeholdernya, saya berpendapat Badan Sistem Informasi UII berhasil dalam hal :

  1. Kualitas. Menyediakan produk dan layanan yang berkualitas sesuai kebutuhan komunitas end-user dan memberikan nilai tambah kepada end-user. Menyediakan produk dan layanan sistem informasi (SI) / teknologi informasi (TI) secara efisien dan efektif
  2. Akuntabilitas. Mempertanggungjawabkan semua sumberdaya yang digunakan dalam menjalankan tugasnya. Melakukan perbaikan yang berkelanjutan dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan teknologi dan proses bisnis masa depan.
  3. Berorientasi pengguna. Menyediakan produk dan layanan secara profesional dan menempatkan kepuasan end-user sebagai ukuran kesuksesan.
  4. Nilai tambah. Memberikan produk dan layanan yang memungkinkan sivitas akamedika menjadi yang terbaik dalam pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Memberikan kontribusi terhadap nilai bisnis universitas.
  5. Kelincahan dan responsivitas. Secara aktif merespon kebutuhan akan produk dan layanan baru.
  6. Integritas. Menjalankan apa yang telah direncanakan dengan menjaga nilai-nilai saling menghormati dan kejujuran dengan pihak-pihak lain yang terkait.

Dalam satu dasawarsa terakhir telah banyak kontribusi yang diberikan Badan Sistem Informasi untuk kemajuan di dalam internal organisasi UII, diantaranya yang paling signifikan adalah pembuatan dan pengembangan : Aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang mencakup berbagai bidang seperti akademik, keuangan, alumni, perpustakaan, kearsipan, inventaris, dan sumber daya manusia. Adapun produk yang menjadi unggulan UII adalah Layanan Informasi Akademik (LIA) yang bisa diakses melalui internet yang diluncurkan tahun 2002. Layanan ini memberikan:

  1. Akses kepada orang tua mahasiswa dan dosen untuk mengetahui prestasi yang dicapai mahasiswa.
  2. LIA tersebut juga dilengkapi dengan layanan mahasiswa untuk mengisi Rencana Akademik Semester (RAS) via Internet. Layanan ini sudah dikembangkan untuk dapat dilakukan dengan media komunikasi seperti Personal Data Assistent (PDA), dan Handphone.


UII juga sudah melakukan pembangunan dan pengembangan Internet Service Provider (ISP) sendiri pada tahun 2001 yang bertujuan untuk membuat unit bisnis berbasiskan STI, terutama pada pelayanan jasa akses internet baik untuk kebutuhan internal maupun eksternal. Unit ini dikenal dengan nama UIINet. Adapun keunggulan jasa layanan ini adalah mengutamakan pada jaminan akses internet dengan menggunakan menggunakan konsep multipaltform.

Rabu, 19 Desember 2007

PRICING STRATEGY AND EXECUTION: AN OVERLOOKED WAY TO INCREASE REVENUES AND PROFITS

Selain strategy pada teknologi, pelaksanaan strategi penentuan harga adalah salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan dan profit. Dalam menentukan harga, pengembangan strategi penetapan harga dan implementasi dari strategi mempengaruhi konsistensi dan suksesnya penjualan. Beberapa perusahaan melihat sebagai kesempatan strategy yang potensial. Penentuan harga itu berlaku khusus, variasi harga digunakan pada beberapa perusahaan dengan multiproduk.

Empat macam penentuan harga:

1. Strategi penentapan harga untuk perusahaan yang sudah ada

2. Strategi penentapan harga untuk perusahaan baru

3. Manajemen harga untuk perusahaan baru

4. Manajemen harga untuk perusahaan yang sudah ada

Dalam prakteknya untuk mempermudah proses dan sistematika penetuan harga, perusahaan dapat menggunakan software and tools. Tujuan dari masing-masing software untuk membuat keunggulan secara nyata dalam empat proses dalam sebuah organisasi :

  1. Kebijakan penetuan harga
  2. Optimalisasi kuota
  3. Penunjang kebijakan harga
  4. Menganalisis profitabilitas pelanggan

Aplikasi software itu dapat berjalan sendiri-sendiri atau terintegrasi dalam sebuah system tertentu. Dalam banyak kasus dijumpai bahwa project penetapan harga yang sukses menghasilkan tingkat keuntungan yang tinggi. Pengembangan strategi penetapan harga dan eksekusinya dapat menghasilkan capital market benefit. Jadi, dalam software penentuan harga terdapat bererapa macam informasi seperti :

  1. Harga rata-rata yang dibayarkan untuk sebuah produk pada level kuantitas tertentu.
  2. Harga rata-rata yang dibayarkan oleh konsumen dimasa lalu.
  3. Harga yang diprediksikan konsumen mau untuk membayar.
  4. Estimasi harga tertinggi yang mau dibayarkan oleh konsumen.
  5. Estimasi komisi berdasarkan empat harga potensial diatas.

Ada beberapa metode penentuan harga pada industri high-tech yaitu :

  1. Named user pricing
  2. Tiered pricing
  3. Hybrid pricing
  4. Concurrent user pricing
  5. CPU pricing
  6. Bundled pricing
  7. Upgrade pricing
  8. Site license pricing

Untuk strategi objek yang berbeda dibutuhkan penetapan harga yang mendukung strategi itu. Pendekatan harga yang berbeda untuk perusahaan high tech dapat mendukung pemasaran dan pencapaian tujuan strategis perusahaan. Eksekusi penetapan harga menawarkan kepada perusahaan yang sedang berkembang maupun maju sebuah pendekatan yang memiliki resiko lebih rendah dalam hal pendapatan, margin, keuntungan, dan pertumbuhan nilai bagi pemegang saham dari pada inovasi dan akuisisi. Perusahaan akan memeperoleh keuntungan secara financial yang lebih baik bilamana perusahaan itu memadukan model bisnis yang inovatif dan membuat akuisisi dengan eksekusi penetapan harga yang baik.

HOW TECHNOLOGY-DRIVEN BUSINESS STRATEGY CAN SPUR INNOVATION AND GROWTH

Selama ini, pebisnis beranggapan bahwa teknologi adalah factor utama untuk mencapai kesuksesan atau memenangi persaingan, dengan penyusunan strategi yang technology minded. Tetapi sekarang sebuah strategy harus berada pada titik pertemuan antara wawasan pasar dan penguasaan teknologi, menjadikan teknologi sebagai input untuk menyusun sebuah strategi yang didasarkan kepada wawasan pasar. Sehingga diperoleh sebuah strategi yang memiliki perbedaan secara mendasar, pendekatan ini dikenal sebagai “technology-driven business strategy”.

Saat ini dan masa yang akan datang teknologi ini memiliki beberapa implikasi penting.

1. Sebagai bahan pertimbangan untuk menyusun strategi bisnis

2. Membuat terobosan baru dengan teknologi yang dikuasai

3. Perpaduan antara teknologi yang dikuasai dan wawasan pasar menghasilkan sebuah inovasi yang akan sangat bermanfaat bagi usaha kecil.

4. Penguasaan teknologi dapat memberikan keunggulan dalam hal kecepatan menghadapi perubahan teknologi dan mengurangi resiko bisnis.

Technology-driven strategy dapat melahirkan inovasi baru dengan cara menerapkan satu atau lebih dari 3 cara, yaitu:

1. Change the basis of competition, melihat dimensi baru / melihat kebutuhan pasar yang belum terungkap atau menggeser dasar persaingan.

2. Broke the rules of scale, memperoleh keuntungan pada skala usaha yang kecil atau mencapai keunggulan skala dimana tidak terdapat perusahaan lain.

3. Introduced totally new business models, terus mencari alternative model bisnis baru dengan memenfaatkan teknologi yang dikuasai.

Yang perlu diingat bahwa inovasi itu harus merupakan hasil dari wawasan pasar dan teknologi know-how, bukan sekedar penciptaan teknologi-teknologi baru.

Beberapa prinsip umum yang harus diperhatikan ketika ingin menerapkan technology-driven strategy innovators untuk menyusun strategi bisnis, atau menghasilkan inovasi antara lain.

1. Consider technology a core input,

2. Revisit strategy and technology context regularly

3. Uniquely manage emerging business opportunities

4. plan for disruptions

5. manage for today’s and tomorrow’s context

6. focus technology on the customers’ priorities

perbedaan mendasar dalam hal prinsip bahwa pengembangan strategi tradisional dengan pendekatan pada hasil, mengesampingkan persoalan implementasi teknologi berperan sebagai katalis pada tahap awal perancanaan strategi berpadu dengan wawasan pasar untuk menghasilkan ide-ide yang benar-benar inovatif.

Pada pendekatan tradisional, strategi perencanaan lebih menitik beratkan pada penganalisisan apa yang perlu diketahui tentang persaingan pemasok, dan pembeli yang dituju. Sedangkan pada pendekatan pasar/technology-driven bergeser mencakup eksplorasi hal-hal yang baru barang dan jasa yang belum ada melahirkan sekmen pasar yang belum dilihat oleh yang lain. Kemampuan operasional yang baru yang merubah sifat persaingan.

Technology-driven memberikan keunggulan khusus, kecepatan dalam menyikapi pasar dan mengurangi resiko dari teknologi yang usang; menyediakan peringatan awal tentang hal-hal yang berpotenesi mengganggu bisnis; memangkas jalur birokrasi dari proses perencanaan yang seringkali menghalangi inovasi terutama pada perusahaan-perusahaan yang besar; mengakomodasi peningkatan kecepatan dan kompleksitas bisnis, yang tidak mungkin dikelola dengan cara tradisional.

Perusahaan yang secara cepat mengenali potensi dalam kerangka pendekatan yang kita sebut technology-driven business strategy dan mempelajari prinsip-prinsip dasarnya dapat mengatur langkah inovasi dalam industri mereka menuju rencana kompetitif.

THE EMPOWERMENT EFFORT THAT CAME UNDONE

George Marlow, a vise president manufaktur di SportGear sedang menantikan meeting perusahaan bulan ini. Martin Griffin CEO SportGear akan menyatakan suatu era baru tentang empowerment di perusahaan. SportGear mempunyai banyak permasalahan, market share sedang merosot dalam kompetisi domestik dan asing. Ide-ide produk baru langka. Departemant seperti manufaktur dan penjualan hampir tidak berkata kepada satu sama lain. Semangat yang rendah, dan resume sedang mendadak hilang. Dalam pesan terakhirnya Martin menyatakan bahwa “Ketika kita menghadapi peningkatan kompetisi, kita memerlukan gagasan baru, energi baru, spirit baru untuk membuat perusahaan ini besar. Dan sumber untuk perubahan ini adalah kamu, masing-masing dari kamu.”

Harry Lewis, manufacturing engineer berkata kepada George bahwa empowerment sebuah bahaya, tidak akan menyelamatkan satu pekerjaan. Empowerment akan mengakibatkan banyak pertemuan-pertemuan, banyak uang yang dibelanjakan untuk konsultan dan banyak waktu disia-siakan. Sampah seperti empowerment adalah bukan suatu pengganti untuk pekerjaan berat dan keyakinan sempit di dalam orang yang sudah bertahun-tahun dengan perusahaan

Dalam suatu pertemuan tim manufaktur, Susan Starr, seorang konsultan muda dari Asosiasi Evans, mengatakan bahwa empowerment adalah suatu tindakan membangun, mengembangkan, dan meningkatkan kekuatan melalui cooperating, sharing, dan work together. Kemudian menurut dia, seorang manager harus mempunyai peran baru sebagai coach, facilitator dan pengembangan sumber daya. Juga akan dilibatkan dalam hubungan baru seperti akan membantu, memberi tahu, mengevaluasi dan memotivasi. Trust adalah batu sudut dalam segala hubungan, tanpa kepercayaan, tidak ada rencana empowerment dapat bekerja.

Dinding Perlawanan

Beberapa minggu kemudian, George dan anggota tim lainnya mempresentasikan laporannya. Kesimpulannya mereka pikir tim membuat start yang baik tapi banyak penelitian dan analisis diperlukan sebelum tindakan dapat dipertimbangkan. Anggota regu dibingungkan oleh hasil respon laporan mereka. Nampak dalam usaha mereka menjadi waktu yang sia-sia. George memikirkan Harry yang telah mengatakannya dari pertama.

Ia bingung dengan pilihannya: menutup mulut, yang mana barangkali memvonis manufaktur kepada suatu awal kematian. Mengambil resiko dan menghadapi Martin yang membuat empowerment work. Mendorong pelan-pelan untuk perubahan, barangkali dalam beberapa toko sportGear , dan mengharapkan dukungan untuk regu yang lainnya. Atau mencari pekerjaan yang lain, meninggalkan sebuah perusahaan yang benar-benar perhatian dan telah menikmati pekerjaannya.

Empowerment adalah salah satu cara untuk mendapatkan kinerja terbaik dari karyawan. Pengertian dari pemberdayaan ini dalam Kreitner dan Kinicki adalah sebagai berikut “sharing varying degrees of power with lower-level employees to tap their full potential”. Dalam sebuah pemberdayaan sangat dibutuhkan adanya kepercayaan. Tanpa kepercayaan maka apa yang telah atau akan dilaksanakan tidak akan berhasil, setiap anggota tim akan menciptakan penolakan terhadap ide atau kebijakan yang disampaikan oleh pemimpin.

Dalam kasus sports gear, program pemberdayaan tidak dapat dilaksanakan karena banyak anggota yang tidak setuju dengan rencana yang akan dijalankan untuk mengangkat posisi perusahaan ke tingkat yang lebih kompetitif lagi. Dalam rapat yang bertujuan untuk membahas tentang bagaimana pemberdayaan itu dapat dijalankan sesuai dengan hasil riset yang ditujukan pada para penjual produk sports gear, kepercayaan yang diharapkan muncul tidak tampak sama sekali. Setiap anggota tim memiliki pendangan sendiri dan berusaha untuk menolak ide tentang pemberdayaan dengan berbagai macam alasan. Hal ini dipicu oleh sikap Martin yang keluar meninggalkan ruang rapat untuk menghadiri rapat dengan kepala departemen rantai toko. Sebagai orang yang mengusulkan pemberdayaan dilakukan di perusahaan, seharusnya Martin tahu bahwa banyak orang yang menggantungkan harapan mereka pada program yang akan dijalankan. Tidak seharusnya ia meninggalkan ruang rapat, karena anggota yang lain akan berpikir bagaimana pemberdayaan bisa dijalankan apabila orang yang mengusulkan tidak tertarik dengan hasil riset berkaitan dengan pemberdayaan yang telah dilakukan pada jaringan penjual produk perusahaan. Apabila anggota yang lain sudah memiliki pemikiran yang salah seperti ini maka mereka tidak akan lagi percaya pada program pemberdayaan yang akan dijalankan, meskipun program tersebut bertujuan untuk meningkatkan level persaingan perusahaan yang berarti adalah keuntungan besar. Anggota lain akan menciptakan penolakan pada diri mereka, apabila mereka menganggap bahwa pemimpin tidak memiliki kepedulian pada program yang diusulkannya sendiri. Padahal dalam sebuah program pemberdayaan trust atau kepercayaan antar anggota sangat dibutuhkan. Anggota melupakan satu hal dalam kasus ini, yaitu bahwa kepercayaan adalah hasil akhir dari sebuah proses, bukan sesuatu yang dapat diperintahkan kepada orang lain untuk dijalankan. Berdasarkan kasus di atas tampak bahwa semboyan pemberdayaan hanya sebatas perintah saja bukan sebuah program yang layak untuk dijalankan.

Saling membantu, saling menghargai pendapat orang lain, dan rasa memiliki perusahaan yang kuat akan timbul apabila perusahaan atau manajer tahu bagaimana pemberdayaan tersebut seharusnya dijalankan. Pemberdayaan bukan hanya terkait dengan bagaimana sebuah tugas itu dibagi, tapi lebih dari itu pemberdayaan memiliki arti bahwa keputusan yang akan dibuat adalah berdasarkan pada win-win solution, bukan seperti cara pandang tradisional, yang menganggap bahwa apabila saya berhasil menguasai orang lain maka saya adalah pemenang. Dalam pemberdayaan setiap keputusan harus menguntungkan banyak pihak bukan satu pihak saja.

Intel Culture

Intel adalah perusahaan yang khusus bergerak dalam bidang produksi dan design microprocessor. Intel perusahaan yang telah berkembang dalam nilai dan budaya. Dalam pernyataan intel, gaya konfrontasi telah menciptakan lingkungan yang dikritisi membuat stres yang berlebihan pada karyawan dan juga pujian kepada karyawan yang bekerja paling baik.

Tipe budaya di intel adalah: Memberikan stress yang berlebihan pada karyawan dan pujian kepada karyawan yang bekerja paling baik. Mendorong karyawan untuk ide-ide menentang dan solusi untuk mengambil risiko. Mempercayai karyawan dan mengharapkan mereka untuk membuat keputusan yang bernilai jutaan dolar. Intel juga berkembang dalam niali-nilai perusahaan diantaranya adalah :

1. Result orientation

2. Risk taking

3. Great place to work

4. Customer orientation

5. Quality

6. Dicipline

Karir di Intel terbagi dalam kategori berikut ini:

1. Technical Careers: Integrated circuit engineering, Integrated Circuit Manufacturing, Hardware Engineering, Hardware Manufacturing, Software Engineering, Information Technology

2. Business Careers: Marketing, Finance and Accounting, Planning and Logistic, Material and Corporate Services, Human Resources, Management , Legal.

Meskipun Intel menguasai 90% market share namun Intel menolak untuk beristirahat, sementara perusahaan lain akan lebih senang uuntuk beristirahat dalam kemenangannya. Secara agresif mengejar generasi microprosessor selanjutnya dan dengan menggunakan modal intelektualnya telah memberikan Intel manfaat kompetitif yang banyak sekali. Budaya perusahaan risk-taking Intel telah memberikan dividen yang sangat besar dan perusahaan melanjutkan untuk percaya pada budaya ini untuk meneruskan dominasinya di dalam dunia industri microprosessor.

ABC SWEET LIMITED

Studi kasus ini terjadi dalam satu departemen di sebuah pabrik permen di Utara Jawa Tengah, yang mengalami masalah kritis. Perusahaan ini bernama ABC Sweet Ltd. Departemen yang memproduksi dan mengepak, selanjutnya disebut MM adalah system dalam tingkatan produksi. Departemen ini dikelola dalam daerah yang saling berdekatan antara produksi dan pengepakan. Tugas paling kritis terjadi awal di proses, yang meliputi memasak dan mendesain campuran produk berbeda. Semua tugas sangat saling tergantung seperti bahwa semua performance seseorang mempengaruhi kemudahan orang berikutnya sehingga dapat sukses mencapai bagian proses dari produksinya.

Permasalahan di MM mempelihatkan adanya perputaran tenaga kerja yang lebih tinggi, enam manajer baru dalam delapan tahun, produksi yang secara konsisten jatuh di bawah target studi kerja standard, dan sisa yang banyak. Departemen ini dikenal yang terburuk di pabrik, dan permasalahannya dengan berbagai cara ditandai dalam kaitan dengan “attitude”, “climate” dan “atmosphere”. Lebih dari itu, karyawan mempunyai sedikit tanggung-jawab pengambilan keputusan, kepuasan kerja rendah, motivasi rendah dan menerima informasi sedikit atas performa mereka. Sehingga ada masalah hubungan antar pribadi antara karyawan di dalam produksi dan ruang pengepakan, antara kedua supervisor, dan juga di antara operator, dan sejumlah ketidakpuasan yang berkaitan dengan ukuran pembayaran dan penilaian.

Di MM ini tipenya berarti bahwa, manakala mereka sibuk, karyawan tak mahir membuat banyak membantu, sedangkan manakala permintaan karyawan MM rendah mereka ditransfer ke departemen lain di mana mereka pada umumnya diberi pekerjaan buruk. Kedua solusi ini tidak disukai karyawan MM.

Karyawan, supervisor, manager mengetahui bahwa banyak yang salah di MM. Bagaimanapun, tidak ada pandangan berkaitan penyebab dan apa yang sebaiknya dilaksanakan untuk membuat improvements. Sehingga manajer departemen menginginkan untuk mengenalkan seorang supervisor senior untuk menangani konflik antara supervisor bagian produksi dan supervisor bagian packing, juga mendukung meningkatkan produksi. Manajer pabrik berpikir cara kerja yang di organisir dan diatur jadi di inti dari berbagai kesulitan

Copyright and Software Piracy

Definition of Copyright

Copyright is a set of exclusive rights regulating the use of a particular expression of an idea or information. At its most general, it is literally "the right to copy" an original creation. In most cases, these rights are of limited duration. The symbol for copyright is ©, and in some jurisdictions may alternatively be written as either (c) or (C).

Copyright may subsist in a wide range of creative, intellectual, or artistic forms or "works". These include poems, theses, plays, and other literary works, movies, choreographic works (dances, ballets, etc.), musical compositions, audio recordings, paintings, drawings, sculptures, photographs, software, radio and television broadcasts of live and other performances, and, in some jurisdictions, industrial designs. Designs or industrial designs may have separate or overlapping laws applied to them in some jurisdictions. Copyright is one of the laws covered by the umbrella term intellectual property.

Copyright law covers only the form or manner in which ideas or information have been manifested, the "form of material expression". It is not designed or intended to cover the actual idea, concepts, facts, styles, or techniques which may be embodied in or represented by the copyright work. For example, the copyright which subsists in relation to a Mickey Mouse cartoon prohibits unauthorized parties from distributing copies of the cartoon or creating derivative works which copy or mimic Disney's particular anthropomorphic mouse, but does not prohibit the creation of artistic works about anthropomorphic mice in general, so long as they are sufficiently different to not be deemed imitative of the original. In some jurisdictions, copyright law provides scope for satirical or interpretive works which themselves may be copyrighted. Other laws may impose legal restrictions on reproduction or use where copyright does not - such as trademarks and patents.

Copyright laws are standardized through international conventions such as the Berne Convention in some countries and are required by international organizations such as European Union or World Trade Organization from their member states.

Copyright Law

Exclusive Right

The phrase "exclusive right" means that only the copyright holder is free to exercise the attendant rights, and others are prohibited using the work without the consent of the copyright holder. Copyright is often called a "negative right", as it serves to prohibit people (e.g. readers, viewers, or listeners, and primarily publishers and would be publishers) from doing something, rather than permitting people (e.g. authors) to do something. In this way it is similar to the unregistered design right in English law and European law. The rights of the copyright holder also permit him/her to not use or exploit their copyright for its duration. This means an author can choose to exploit their copyright for some of the duration and then not for the rest, vice versa, or entirely one or the other.

There is however a critique which rejects this assertion as being based on a philosophical interpretation of copyright law, and is not universally shared. There is also debate on whether copyright should be considered a property right or a moral right. Many argue that copyright does not exist merely to restrict third parties from publishing ideas and information, and that defining copyright purely as a negative right is incompatible with the public policy objective of encouraging authors to create new works and enrich the public domain.

The right to adapt a work means to transform the way in which the work is expressed. Examples include developing a stage play or film script from a novel; translating a short story; and making a new arrangement of a musical work.

Set of exclusive rights (right to exclude others):

* to reproduce work in copies,

* to prepare derivative works, including translations

* to distribute copies to the public,

* to publicly perform or display the work, or

communicate it to the public (broadcast)

* “moral rights” of integrity & attribution

* some rights to control acts of those who facilitate

or contribute to others’ infringement (e.g., ISPs)

Definition of Software Piracy

Software piracy is defined as the unauthorized duplication of computer software.

Copying software is an act of copyright infringement, and is subject to civil and criminal penalties.

History of Software Piracy

The first known instance of Software Piracy happened in 1975 when Dan Sokol, who was a member of Homebrew Computer Club, wrote a program that copied the punch card pattern of the Language BASIC, thus becoming the first Software Pirate.

The first major case happen in 1994, David LaMacchia, a 21 year old student at MIT, operated an Internet site that allowed users to upload and download pirated software.

Because he sought no profit from his actions, actions that caused substantial economic harm to software companies, he could not be charged under the criminal provisions of the copyright law at the time. The operation (called Buccaneer) targeted one of the oldest pirate rings called DrinkOrDie (DoD).

Founded in Moscow in 1993, DrinkOrDie (DoD) became famous among software pirates when it released a copy of Microsoft Windows 95 two weeks before the program went on sale. No arrests in the U.S. were reported at the time.

In Indonesia, software piracy caused by the high price of original software. In other side, the cost of software duplication absolutely cheaper then if the customer buy the original software, so customers will be drive to use copy of original software. Instead of the high price of original software, the producer design software in closed system.

Highest & Lowest Software Piracy Rates

Law of Software Piracy

Indonesia’s Law

Just like in many other countries, copyright in Indonesia is protected under the law (Indonesian Copyright Act No.19/2002). Most of the Indonesians are not well informed about this exclusive right everyone here is entitled as the first creator, or they just do not know how to process the registration of their creation.

Thus, if you create: books, computer programs, pamphlet, speech, science, drama, choreography, architecture, map, photography, cinematography, design industry, paintings, drawings, calligraphy, sculpture, collage, database etc. then you should protect such exclusive right by registering your Copyright in Indonesia through to the Office of Intellectual Property Rights Directorate General (Dirjen Hak Atas Kekayaan Intelektual called also Dirjen HAKI, a unit in Department of Justice and Human Rights). Even though a creation should be protected fist time when it was created, and NOT when it was registered, for anticipation on possible future claim against our copyright, it is necessary that we have sufficient evidence in a form of Registration Certificate to be presented as evidence before the court.

Law of software piracy in Indonesia are :

Based on the Law on Copyright of 1982 no.6.

Amandement of Copyright 1987 no. 7.

The newest Law is based on UU Republik Indonesia no.19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta Pasal 72 ayat 3

"Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial suatu program komputer dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan/atau denda paling banyak Rp 500 juta."

Software Piracy's Cases in Indonesia

In 2006 Indonesia success to degrade software piracy rates became 85%, and in sequence 8th. Even the amount of loss in 2006 is equal to US$ 350 million or bigger than number 2005 equal to US$ 280.

The software that pirated at most are:

- operating system,

- office application,

- antivirus.

Several Forms of software piracy

  1. Hard-disk loading involves loading software onto new computers when they are sold to a customer.
  2. Softlisting, this involves installing software with a single-user license on multiple machines, and is the most common type of software piracy within companies
  3. Forgery, that is producing and selling The ilegal software.
  4. Software rental and illegal downloading.

Motive

Indonesia private company actually bought legal software for one PC. But in fact, from one legal software for one PC company use for more than one PC (they try to duplicate one software to many computers).

Cases

- Two Foreign Shipping Company in Batam,

PT Betamex and PT ASL Shipyard Indonesia used illegal software. They installed Autodesk, Microsoft, and Symantec without any lisence.

- PT Panca Putra Komputindo, HM Computer, HJ Computer, and Altec Computer, which is located in Mangga Dua, had to pay $ 4.764.608 to Microsoft Corporation for the loss.

- PT Procomm had to pay $ 4.4 million to Microsoft for the same case.

- 4 Internet Café in Malang used illegal software, and the total loss is more than $ 1 million.

SOLUTIONS

Anti-Piracy Organizations

Software Publishers Association (SPA)

Online Reporting Forms, Certified Software Management Seminars,Education Materials,Audit Software,Corporate

Anti-Piracy Programs

Business Software Alliance (BSA)

Online reporting form

Software Asset Management Strategies (S.A.M)

Employer Audit tools

Youth Education

University Education

The Entertainment Software Association (ESA)

Universal Copyright Convention (the “UCC”)

Reducing Software Piracy in Indonesia

Indonesia government cooperate with BSA (Business Software Alliance) try to reduce and war illegal software by giving 50 million rupiah to Indonesian people who give the information about company which used illegal software (included duplicated software)

Change software to Open Source System

IGOS Program (Indonesia Go to Open Sources)

Special pricing offered by Microsoft for Developing Countries, including Indonesia.

Make MoU with Microsoft

Educating Customer

By educating consumers about the cost to those who are robbed of their intellectual properties and the consequences to those who are caught, consumers will take it upon themselves to stop.

For Example :

If customer bought an illegal software, Based on UU Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta Pasal 72 ayat 3 he/she realized the consequences of it. Such as going to court, caught by police, etc.

Good Impact of Software Piracies Reduction

The Impact of software piracy up to 10% in four years based on International Data Corporation (IDC) degradation:

Create addition 3.000 work field

Adding Domestic Product of Bruto ( PDB) Indonesia equal to US$ 3,3 milliard or about Rp 30 triliun.

Make-up of earnings of local vendor equal to US$ 1,5 milliard (Rp 13,5 triliun).

Improve governmental earnings of tax equal to US$ 152 million (Rp 1,4 triliun).